|
|
|
| Hey, you! You know right, if I posted here, it means, I’m not bravely writing it on my blog? For your information, for these two hours, I just sat down, looked at the monitor, and do nothing. Seriously nothing! It’s been a month I’m here, even I didn’t get that id card yet, so I have to borrow it to my friend then I can go to the toilet. Poor me? I know. I don’t know, its because of I got PMS, or this is the truth. But I seriously wanted to write this. I hate being here. On that night, I’d likely to open a bottle of whisky, going crazy, then, found a job on my own. And it’s fun, when life is just flat-out boring. Alysha Speer (via creatingaquietmind) (via shevatya)
thanks God, i’d been in Seoul I don’t want to lose this. I don’t want to lose the feelings I have when I’m around you. I don’t want to wake up in the morning and wonder how I ever was happy. I want to be with you forever. And just to make things clear, this is not a question. This is a demand ….
couple phone
??? i love the way all the member Terima KasihPuji dan syukur tidak habisnya saya panjatkan, karena akhirnya, saya dapat menyelesaikan studi di jurusan Adminsitrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjajaran. Skripsi ini tidak dapat saya selesaikan tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, oleh karena itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada: My only one, Jesus Christ, who has the sweetest plan for me. I don’t know how to say thanks to You. Too much things You gave to me. Because every single thing happened in my life is just too sweet to ignore. Thanks for every pain You gave me, which is could make me stronger and stronger. Thanks for making me wait. You know what, God. You’re right. You are always right, it feels sweeter than i’ve ever thought. You’re the best one in my life. You’re the only one reason and explanation, why every single thing happened in my life makes sense. Terima kasih untuk sudah memilihku, tidak berjalan melewatiku, dan tetap mendengar doaku. Orang tua tercinta. Papap Elkana Lumbantoruan dan Mamih Widiyati. Pap, terima kasih yah untuk messanger siap 24 jam untuk sekedar mendengar atau bahkan memberi masukan. Mih, makasih yah untuk setiap pesan permakluman di setiap kegagalan kakak. Terima kasih untuk semua perhatian, pengertian, dukungan, bahkan permakluman dan pembangkitan semangat yang tidak henti-hentinya Papap dan Mamih berikan. Banyak sekali kegagalan yang kakak alami, dan tidak henti-hentinya pula Papap dan Mamih membangkitkan lagi dan lagi agar kakak semangat lagi. Maaf, kakak terlambat memakai toga. Terima kasih untuk cinta kasih Tuhan yang tidak habisnya Papap dan Mamih berikan. I’m thanking God, for sending me in the right place. The best siblings ever. Abang satu-satunya, Lamhot Lumbantoruan. Ot, percaya sama gua, Tuhan sayang banget sama lo. Lo adalah alasan terkuat gua untuk percaya mukjizat Tuhan itu nyata. Adik-adik tercinta, Panji Lumbantoruan, pilot-in-making. Ji, semangat kuliahnya di Solo. Putusin lah si Aurora. Gua lebih setuju lo nonton SNSD daripada nongkrongin DOTA. Salam SONE! Andika Lumbantoruan, aduh, Dik, i don’t know how to say. Too much things i want to thank you. Terima kasih untuk selalu ada buat gua, apalagi di saat gua butuh pasokan dana dan pulsa. Seriously, gua nyesel pernah nangis waktu lo lahir. Dan yang terakhir, Vallerie Lumbantoruan, terima kasih untuk selalu membuat kakak bangga yah, dek. Jangan pernah nyerah buat ngejar apapun yang kamu cita-citakan. Jangan suka nangis kalau mau mandi yah. Nanti kalau aku pulang, kamu tidur sama kakak yah, dek, jangan di kamar Mamih sama Papap lagi. Kakak sayang sekali sama dedek Ival. Semangat yah, Ot, Ji, Dik, Val, mari buat Mamih sama Papap bangga!! Seluruh keluarga besar Alm. Soeparman. Untuk tante-om, pakde-bude, dan semua sepupu-sepupu tercinta. Terkhusus untuk almarhum mbah dan mbah uti yang aku tidak sempat kenal. Thanks for raising the best mom ever on earth. Seluruh keluarga besar Lumbantoruan-Silaban. Untuk amang tua-inang tua, uda-inang uda, dan semua pinyik-pinyik adik-adikku tersayang. Terima kasih untuk kekeluargaan yang sangat akrab. Thanks for being my parents and even for being my bestfriend. I’m so lucky to have a lot of parents here. I’m proud to be the part of the warmest family ever. Untuk semua member Op. Romaris BBM Group yang tidak pernah sepi setiap hari setiap saat. Terima kasih untuk semua dukungannya. I’m blessed to be surrounded by all this loveliest people ever. Terkhusus Josephine dan Jessica dengan celetukan ‘Skripsi Chicken’ yang dikeluarkan setiap saat kakak malas mengerjakan skripsi. Salam SEUMDWA!!! Don’t Walk, RUN!! Listya Dya Nastitie dan Dian Permatasari. Terima kasih untuk selalu ada buat gua kalau di Bogor. Terima kasih udah manas-manasin gua soal skripsi. Makasih udah ngingetin gua selalu dan selalu dan selalu untuk segera menjadi sarjana. Ah, i owe you a lot!! Juga Marsellie, Kharisma Jihanninta, Megha Oktiani, Nisa Medina Pertiwi, dan Reni Puspita. Aku kangen sekali sama kalian yang sudah sibuk masing-masing. Semangat yah ngejar semua-muanya. Nanti kita ketemu, semua sudah sukses yah. Terima kasih untuk sekedar membalas messenger kegalauan-kegalauan aku bahkan untuk memberi advice. Aku kangen sekali sama kalian. Ristek Mates, Irma Muthia, untuk kesediannya setiap tengah malam dicurhatin kilat, untuk menjadi bandar kokoreaan, untuk sudah menyomblangi gua dengan Taecyeon oppa, untuk sudah memberi proyek Fan Fiction sebagai pengalihan, untuk mengingatkan gua untuk selalu bersyukur. Thanks a lot, Ma! You’re the best editor ever. So, when will you feel the ‘real’ butterflies on your tummy? Dan Indah Fitriani, si Miss Code. Ndaaah, akhirnya kita sidang bareng. Makasih yang untuk selalu ngingetin gua ngerjain skripsi. Dari lo santai ngasih taunya sampe emosi. Tanpa ocehan lo mungkin gua ga bisa lulus kali, Ndah. Ndah, move on sih, Ndah!! Hahaha. Pond’sa Family. Mamah Yuke Medalina, dengan segala naluri keibuannya. Dina Merlina, the unreachable one. Yulita Monica dengan kelemotannya yang super ngangenin. Dan Deavy Anggita, sang tamu tetap. Sukses yah buat kita semua. Sayang kita sekost-an cuma setengah tahun saja. Hihi. Thanks for comforting me in my uncomfortable moments. Galau ga pernah seasik ini, coy! Indah Andryani, Astrid Ramadhina, dan Boi Gurning. Para tetua yang sudah lulus duluan. Makasih moment-moment ngehipz barengnya. Terima kasih untuk bulan Ramadhan terkacau dan terasik seumur hidup! Keluarga dadakan, Mekarsari. Terima kasih untuk membagi hujan selama sebulan di bulan Juli 2010. Terkhusus Ari Kadarisman, Ria Fanggi, Geni Yuwanita, Eirene Christina, dan Kenyar Nindita sebagai teman curhat lanjutan. Blue sky collapse, huh? Teman backpacking. Ovien Arminie dan Ermyniar. Yang sok-sok-an bacpacking ke Thailand modal kaskus doang. Guys, Maccau-Hongkong kapan nih?? Hahaha. Dan teman bertemu di jalan selama perjalanan Yogya-Solo-Semarang-Tegal. Ariyati Kartika, Yunnie TR, Alvin Agastia Zirtaf, Edwina, dan yang lainnya. Makasih sudah sempat menjadi pelarian dan pemberhentian saya sekitaran pulau Jawa. TBI-Mates! Conversation class, Ira Soisbrina, Habibie, Nawang, dan Tito Yusuf. Juga kelas Toefl-B, Andi Sigit, Gustaf Ardana, Irsandi Kurniadi, Alam SP, Utari Patmakusuma, dan cerita-sebungkus-gank, Indri Tambunan dan Bayu Wicaksono. Guys, you have to get the score more than 550, if not, you dont deserve Toefl-B class! Hahaha! Sakses yah semua. Bagi-bagi cerita saksesnya. Sakses cita dan cintanya yaah! Piyik-ku tercinta. Dwiyati Apsari Husna, Sinta Amalia, Christina Elysabeth, Isyana Ligarswari, dan Zahnaz Mutiara Bintang. Terima kasih untuk selalu menjadi toak super keras. Hihi. Terima kasih untuk momen-momen mencari dana-nya. We met accidentally, and i’m thanking God for that. Sukses yah kalian. I’m gonna miss your voice :’) Semua teman-teman dari SD PSKD VI Jakarta, SDN Polisi 3 Bogor, SMPN 4 Bogor, dan SMAN 5 Bogor. Thanks for every growing moments we had. Keluarga besar AN 07! Ketua Angkatan, Lukman Cassindy thanks for being the best Ketua Angkatan ever! Dan Riky Maulana alias KM alias Abok, Boook, nonton SNSD kapaan??? Haha. Dan AN 07 lainnya. Serta AN 07 kuuuu, Yudho, Ega, Iman, Adit, Gerry, Todung, Indra, Emie, Ly, Sadi, Santi, Thya, Puji, Cippa, Wira, Rere, Yera, Tika, Intan, Agum, Ika, Putik, Pepe, Nindy, Arse, Namal, Eka, Devan, Rurry, Sasha, Egi, Yoyo, Alia, Dwi, Ermy, Uchi, Gaga, Irvan, Ami, Mei, Rifka, Gilang, Wieko, Topan, Ia, Yuga, Tami, Ajoo, Ian, Debby, Nilam, Muti, Anggi, Rikson, Ferdy, Taylor, Berly, Epem, Desy, Fury, Nesya, Arung, Verdiko, Ganda, Aga, Opung, Mbie, Harling, Ipul, Danil, Devira, Celline, Robby, Anish, Mugie, Faqih, Aldiman, Bude, Fauzan, Iin, bang Narno, Nico, Darwis, Kecil, Shinta, Andra, Boyoo, Iyong. You guys are the Best! Sukses untuk kita semua! Ambu, makasih yah buat semua-muanya. Terima kasih untuk selalu mendengar kekonyolan cerita akuh. Terima kasih untuk masukan-masukannya, mbu. Yoriz Panjaitan dan Muhammad Fabian Putra. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan untuk membagi waktu dengan perhatian tak ternilai. Thanks for laughter, smiles, and even tears. I’m thanking God for meeting you and share every single moments we had, no need to regret, right? :) Penyemangat selama tiga tahun lebih belakangan ini. Thanks for my faster heartbeat you made, my speechless moment you brought, your coolness and even coldness (?), for your birthday greet when i turned 21st. You know what? You’re that special, even i’m not that brave one to see straight to your eyes. Yes, you, penunjuk arah. No need to spell your name, you’re obviously my Global Positioning System. Sherly Lolytia. Gua ga ngerti deh, lo kan bukan temen gua yah secara. Subets dah, temenan ama lo dari penerimaan mahasiswa baru di gerbang Unpad DU ampe sekarang. Gua temenan ama lo dari cupu-cupunya sampai sekarang jadi kacau. Dari main ke Jogja doang, ampe lari-lari di terminal Bangkok. Makasih buat otomoto, buat abishot, matsuya, babyjun, gua kurang numpang hidup apa yak sama lo. Makasih udah nyemangatin gua, walaupun cara lo salah sebenernya. Yang jelas, gua excited untuk liat siapa nama yang akan ada di undangan nikahan lo. Dan gua akan jitak pala lo, kalo sampe nanti anak lo manggil lo Bunda, okey?? Salam buat tante Melly dan om Saimi. Maaf aku suka numpang bobo. Sukses yah kita. KITA loh! Tak terlupa, Ok Taecyeon. Pacar impian. Oppa, gomawo! Terima kasih untuk menjadi penghibur dan penyemangat walau semu. Haha. Hanarete itemo, oppa! Dan JiPiEs, hardisk tersayang yang menjadi penampung video-video dan show-show pelipur lara. Jangan kemasukan virus lagi yah, nak. Juga, Aurellia Putri, Starla Estrella, dan Sakurai Arika. Terima kasih sudah menjadi ‘teman’ sepanjang perjalanan saya kuliah. Terima kasih sudah menjadi tempat menumpahkan segalanya. Dan terima kasih sudah rela menjadi ‘boneka’ untuk setiap lembar fiksi yang saya tuliskan. The last one, YOU. The one who always i put on my prayer. So, what time we will meet, where is the right time to share our smiles, how can we fall, and when will we say those words? Tunggu aku, seperti aku menunggumu.
Terima kasih untuk semua doa, dukungan, dan semangat yang diberikan. Terima kasih sudah mengukir cerita dalam lembar perjalanan saya. Tuhan Memberkati. Dalam segala perkara, Tuhan punya rencana yang lebih besar dari semua yang pernah terpikirkan. Apapun yang kuperbuat, kulakukan semua denganMu. Ku tak akan menyerah pada apapun juga, sebelum kucoba apapun yang kubisa. Tetapi kuberserah pada kehendakMu. Hatiku percaya Apa yang sedang kualami hari ini membuatku berpikir, betapa besarnya masalah yang kupunya, tapi di saat itu Engkau datang, dan berkata ‘bukan itu yang seharusnya kaupikirkan, bukan seberapa berat beban hidup yang kau tanggung, tapi dengan siapa kau berjalan, kepada siapa kau berharap, karena Aku adalah Bapa, yang mengerti apa yang terbaik untuk anakKu yaitu kamu yang telah Kupilih’ Dalam hadiratNya selalu ada kekuatan. Walaupun melangkah dalam tekanan seberat apapun, yang aku percaya, selalu ada kekuatan yang selalu Ia berikan di setiap tetes airmata yang terkadang terlepas dari kantungnya. Aku tidak pernah tau, dan tidak pernah mengerti apa dan bagaimana cara Tuhan. Bagaimana Ia memenuhi kebutuhanku. Bagaimana Ia dapat membuatku tersenyum walaupun air mata menetes tanpa sengaja. Bagaimana Ia berbicara denganku melalui ayat-ayatNya yang kubaca tanpa sengaja. Bagaimana Ia dapat membuatku semakin kuat-semakin kuat dalam setiap pengharapanku. Ya, Ia mengajarkanku untuk selalu berharap. Berharap dalam namaNya. Berharap dalam keyakinanku padaNya. He leads my way, perfectly. I’m still following You, dear God. Sometimes, it seems absurd. No clues. Impossible. Non sense. Insane. Crazy. It does like that. But one thing I know about life: You are the only one reason and explanation why all of this thing makes sense. You complete me. Perfectly.
Tuhan, besok lagi yah? ;) |